Jumat, 11 Januari 2013

Become Their Manager (Cerpen)

“Waah, cekatan jga manajer klub kita yg bru ini. Datang dri jam brp coh?" tanya Bisma pda cocoh.
“Dari jam tujuh pagi, sebagai manajer gw kn hrz dtng lbh awal dri kalian”, jwb cocoh dngn mta berbinar-binar.
“Waah, handuk2 ini bru ya, Coh?” tanya Dicky sambil menciumi handuk berwarna putih yg berada di dlm loker prlngkpn mandi
“Yup,semua handuknya baru! Minggu lalu gw bwt proposal ke kepsek bwt nyuplai handuk2 dan seragam bru bwt kalian semua." “What?! Seragam baru?” tanya Rangga dan Morgan bersamaan.
“Iya, seragam bru. Untuk bertanding melawan tim voli SMAN 1 Manado#anggap aja mereka di manado, kita membutuhkan srgm bru dan smngt bru!”
“Lho, kapan? Kok, kita nggak tahu kalo kita bakal lawan rival berat kita itu?”tanya Bisma
“I just said that straight to you, guys! Pertandingan nya tanggal 1 bln dpn. So, selama sebulan penuh ini, lo zmw kudu latihan dngn smngt, okay?!”
Sejak masuk SMA Frater Don Bosco, Rafael Landry Tanubrata sudah mengincar jabatan sebagai manajer klub basket, ekskul  andalan sekolah yg sdh tersohor sampai ke tingkat nasional.Cowo blasteran Jepang ini pandai bermain basket , tetapi kondisi tubuhnya tdk mengizinkan. Dia mengidap pnykt  asma. Waktu SMP di Jepang, dia prnh mengikuti ekskull basket sebagai anggota tim regular  dan posisinya sebagai pemain dpn. Akan tetapi saat pertandingan melawan SMP Fukushima, asmanya kambuh dan hrz dirwt di RS slama 2 mnggu. Setelah kejadiabn itu ortu Rafael tdk mengiziinkan anak semata wayang mrka mengikuti ekskul olahraga apapun.Alangkah senangnya ketika Cocoh-begitu Rafael biasa di pnggl- mngtahui bahwa SMA yg akan dia masuki ada ekskul basket dan setiap ekskul di sekolah ini ada manajernya. Sebagai wujud kecintaannya pda basket, dia mengincar posisi manajer klub basket.“Jadi manajernya aja gw udh cukup puas kok,” jwb cocoh ketika bercerita kpd Reza-shbt cocoh yg brsklh di Jepang-ttg kegiatannya sklh.“Sst… tpi jgn sampe ketahuan cocoh,” bisik Bisma pda anggota tim regular yg lain.
"Iya,iya… tpi loe dpt dri mna??" tanya Morgan sambil mengambil VCD yg berisi rekaman latihan basket tim SMAN 1 Manado dri tngn Morgan."Ehem, ade gw kn ekskul di sana. Dia gw suruh ngerekam latihan mereka secara diam2. Gw udh liat semalam. Gila deh, makin tangguh aja mereka!” seru Morgan tpi dngn suara perlahan
“Gan, zrry yh, loe kan kapten tim basket, koq loe ngelakuin cara licik kaya gini, sich? Cara kayak gini kan bkn kita bgt!” Ilham angkat bcra.          Bisma menatap tajam ke arah Ilham
"Denger yh, Ik ini adalah prtandingan yg prtma ini, kita udh dpt lawan yg brt bgt, Ik! Gw nggak mw kita kalah. Trsrh loe mw mikir apa ttg gw tpi ingat, jgn sampe hal ini bocor ke cocoh. Pkknx kita hrz menang!”         
Latihan basket yg biasanya semnggu sekali tdk membwt anggota tin keberatan ketika Cocoh mengubahnya mnjdi dua kali semnggu., setiap Rabu dan Kamis. Maklum kan mw tanding. Seperti biasa, Cocoh brsmngt sekali menjalani hari2nya sebgai  manajer klub.
“Coh, Loe ada waktu , nggak?” tanya Ilham, ketika Cocoh sdng mengeluarkan air mineral kemasan gelas dri dlm kardus dan menaruhnya di meja.
“Mmngnya ada apa, Ham?”
“Gw mw ngomong sesuatu. Ngobrolnya di ruangan aja dech,” kta Ilham smbl mzk ke dlm ruangan klub Ify mengikutinya dri blkng.
“Ada apa nich?”
“Ehm, sbnarnya gw nggak tw jga apa gw hrz blng ke elo ap nggak ,tapi gw tahu ini slh dan gw…”
“Aduch, udh dech lngsng aja ke pokok pmbcaraan!”Ilham mnghelas napas.
“Agni punya rekaman tim basket SMAN 1 Manado pas lagi latihan Coh.”‘What?! Gimana ceritanya?” tanya Cocoh setengah berisik. Tentu saja ia terkejut sekali. Lalu Ilham menceritakan zmw nya.
“Well, gw ngerti skrg sich knpa Bisma berbwt seprti itu. Dia adalah kapten tim basket yg baru dan dia pengen dipertandingannya yg prtma menang ngelawan rival berat kita itu,” komentar Cocoh. Dia menghela napas berat.
“Tapi loe jgn blng loe tw dri gw yh, Coh?” pesan Ilham pada cocoh
“Pasti Ilham kn yg ngasih tw loe?!” seru Bisma. Dia sngt gusar ketika Cocoh membcrakan ttg rekaman itu.
“Nggak pntng siapa yg ngasih tw ke gw , Bis!”jwb Cocoh smbl mengusap-usap punggung Bisma, brhrp spy dia lbh tenang.
“Gw ngerti perasaan loe, Bis, krn gw jga prnh ngalamin hal itu dulu,walaupun gw bkn kapten tim. Yg loe lakuin jlz nggak sportif zma sekali. Ironis bgt, pdhl kita bergelut dlm dunia olahraga yg menjunjung tnggi sportivitas”.Bisma menyeruput air mineral yg di berikan oleh cocoh. Wajahnya merah krn mrh campur malu. Ia tdk brni menatap cocoh.Cocoh trsenyum pda Bisma.
“Gw yakin loe tw ttg hal ini, tpi sekedar ngingetin loe aja, bahwa yg terpenting dlm sebuah prtandingan, apapun pertandingannya, adalah perasaan kita. Kalo kita udh ngerasa kita nggak mampu dan takut klh mka kita akan klh. Loe hbt, Bis. Permainan basket loe hbt dan loe punya smngt yg luar biasa, that’s why you are choosen as capten di tim basket ekskul kita. Jdi nggak ad aloe ngelakuin hal licik kayak g2.”
“Maafin gw, Coh….,” kta Bisma lirih. Lalu mrka brplukan.

“Semuanya sdh siaaap?!” seru Cocoh brsmngt
“Siaaaaappppp!” jwb zmw anggota tim basket SMA Fr Don Bosco Manado
Hari ini adalah hri prtandingan mlwn tim basket SMAN 1 Manado. Pertandingan diadakan di lapangna basket SMAN 1 Manado
“Bis, gawat !” seru Iqbal panik
“Gawat knp?” tanya Bisma
“Tadi Bastian nelpon gw, dia blng nyokapnya…meninggal#just story#
“Yh udh , sehabis prtndiingan kita ngelayat. Tpi… aduch, pnggnti Bastian siapa?” kta AgniAnggota tim mulai panik. Masalah nya, Bastian adalah slh satu pemain andalan tim. Posisinya dlm tim adalah pemain dpn kanan. 
“Kita kn mzh ada Kiki,Aldi, dan Cakka sebagai cadangan”, Rangga angkat bcra.
“Ta… tapi, aduch…” Bisma mulai binggung. Kiki,Aldi,dan Cakka adalah pemain yg baru mzk did lm tim. Bukannya Bisma meragukan kemampuan mereka, tpi dia merasa posisi ini bkn untuk mereka.
“Biar gw yg gantiin Bastian” kta Cocoh        
Suasana yg tdinya ramai oleh kepanikan, mnjdi hening ketika Cocoh memutuskan dia yg akan menggantikan Dea.
“Kamu serius, Coh??” tanya Rangga. Bisma hanya diam terpaku.
“Ia gw serius,” jwb Cocoh , santai. 
“Posisi gw dlu zma kayak Bastian, pemain dpn kanan dan… gw trmsk pemain andalan lho.”
“Well, kalo itu mw loe kita senang bgt” jwb Bisma, senang bercamur ragu.
“OK, klo gitu gw ganti kostum dlu!”
“Bis…,” kta Rio dan Morgan bersamaan
Agni tersenyum pd mereka zmw.  
“Well, the show must go on.”         

Pertandingan  kali ini sngt seru. Kedua tim sma2 tangguh dan memiliki pemain2 yg andal. Tim basket SMAN 1 bermain dngn lincah. Semuanya brsmngt. Begitupun dngn Cocoh Ia kelihatan bersmngt  sekali. Bisma dan anggota tim yg lain, yg awalnya mengkhawatirkan kondisi Cocoh, jdi lupa akan hal itu begitu melihat Cocoh yg begitu enerjik. Dia bermain bgz sekali.Skor prtma pda babak pertama adalah 19 untuk SMAN Fr Don Bosco dam 15 untuk SMAN1 . Pda babak kedua, 13 untuk SMA Fr Don Bosco dan 19 untuk SMAN1. Pda babak ketiga, 0 untuk SM Fr Don Bosco  dan 11 untuk SMAN1 .Bu Okky pelatih pelatih tim basket SMA Fr Don Bosco  meminta waktu beristirahat. Lalu saat istirahat itu dipergunakan untuk menyusun strategi.
"Coh, loe nggak apa2 kn?” tanya Bisma khawatir. Walaupun bersemangat, tetapi wajah pucat Cocoh ttp tdk bisa disembunyikan.“Gw nggak apa2. Don’t worry, Ok?” jwb Cocoh tersenyum. Waktu istirahat hbz dan kedua tim beraksi kembali.

Pertandingan usai dngn skor 20-25 untuk SMA Fr Don Bosco. Semua bersorak-sorai. Begitupun Ify. Semua anggota tim mengerubungi Ify untuk memeluknya.
“Kita berhasil, Coh!” seru Bisma. Lalu merangkul Cocoh. Cocoh tdk bereaksi apa2
“Coh? Cocoh? bisik Bisma.Perlahan. Bisma melepaskan pelukannya dan membaringkan Cocoh di pangkuannya. Semua anggota tim diam terpaku. Mata mereka basah. Tak lama, tim medis langsung membawa Cocoh ke rumah sakit terdekat.Bunga tabur di atas gundukan tanah merah itu masih segar. Di dalamnya terbaring seorang gadis cantik bernama Rafael Landry Tanubrata. Ia telah meninggalkan semua orang yg mencintainya.Banyak hal yg telah Cocoh ajarkan kepada teman2nya hingga sangat membekas. Bagi orang tua,teman2, dan guru2nya. Cocoh adalah seorang anak,siswa, sahabat, manajer, sekaligus pemain basket terbaik yg prnh ada.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar